-Suatu Malam Di Hari Terakir Bulan Pertama-

Sejenak mataku yang sudah mulai mengantuk memelototi siaran tentang orang mendem yang nabraki orang di Tugu Tani ini agak terganggu dengan salah satu running text yang tiba tiba melintas di depan mataku..”TNI usulkan beli pesawat mata-mata Filipina dan Israel”…wow entah kenapa tiba-tiba mataku langsung tertuju ke tulisan kecil tersebut. Mungkin saja karena di situ ada kata Israel. Ya Israel…sebuah bangsa tanpa negara yang kini sedang melakukan ekspansi wilayah ke sebuah negara berdaulat Palestina. Memang kebutuhan alutsista kita sangatlah tinggi utamanya jika dibandingkan dengan luas wilayah dan jumlah penduduk yang harus dijaga oleh para putra terbaik bangsa kita. Sudah bosan rasanya kita mendengar kabar putra putri terbaik bangsa ini harus gugur dengan sia-sia gara-gara mereka terpaksa berlatih menggunakan peralatan tempur yang mungkin saja umurnya lebih tua daripada bangsa yang sedang mereka jaga. Sudah bosan pula mata ini melihat kedaulatan negara kita diinjak-injak oleh negara tetangga kita, hanya karena kita gagal dalam menjaga daerah perbatasan kita. Sudah saatnyalah kita memperkuat alutsista kita. Bukan untuk gagah-gagahan, tetapi untuk mempertahankan kedaulatan negara kita yang sedemikian luasnya.
Belum lama ini kita melihat di layar televisi dan berbagai media massa tentang rencana pembelian Tank Leopard dari Belanda, eh sekarang muncul lagi ide pembelian pesawat mata-mata dari Filipina dan Israel. Bukannya menolak ide pembelian alutsista tersebut, karena sejatinya kita memang membutuhkannya, tetapi apa harus kita beli dari negara-negara tersebut?? Klo masalah jenis alutsista yang dibeli, itu bukan urusan saya karena saya bukan pakar alutsista, yang saya tahu kita kudu beli alutsista yang disesuaikan dengan kondisi geografis kita. Mosok negara maritim kok belinya Tank…emang tank yang mau dibeli itu bisa nyelam? Lagipula kedaulatan kita tu paling sering dilanggar di lautan bukan di daratan. Masak yang kecolongan di laut yang dijagain di darat. Klo untuk alasan menjaga kedaulatan menurut hemat saya sih mending beli pesawat atau kapal laut aj daripada tank. Atau jangan-jangan beli tank untuk menjaga kedaulatan dari serangan para demonstran?? Kan demonstrasi itu kebanyakan di darat bukan di laut..hehehee…wah kasian juga nanti temen temen mahasiswa yang lagi demo dihadang pake leopard bukan cuman water canon saja, karena dianggap mengancam kedaulatan negara,,,peace boz..hehehe.
oke..kembali ke laptop…yang pingin saya soroti dalam masalah ini adalah tempat tujuan kita memborong senjata. Masih di televisi yang sama, pada hari yang sama saya melihat pemberitaan tentang dukungan Indonesia terhadap kedaulatan Palestina yang disampaikan dalam forum Parlemen Negara-Negara Islam se-Dunia di Palembang. Belum hilang juga dalam ingatan saya tentang pembukaan UUD 1945 yang menentang dengan keras penjajahan di atas dunia ini. Eh lha kok malah ada rencana mau membeli alutsista ke negara penjajah Israel. Apa itu gak justru malah bertolak belakang dengan komitmen Bangsa Indonesia yang mengutuk dengan keras setiap penjajahan di atas dunia dan komitmen Indonesia dalam mendukung kedaulatan Palestina??? Dengan membeli alutsista dari negara penjajah Israel, berarti secara langsung kita telah menyumbang peluru bagi terbunuhnya anak-anak kecil dan warga sipil Palestina. Kalau sudah seperti itu berarti kita tidak ada bedanya dengan negara hipokrit Paman Sam yang dimana-mana menggembor-gemborkan demokrasi, kebebasan, dan keadilan tetapi di satu sisi mereka juga mendukung dan bahkan melanggengkan pembantaian dan penjajahan atas rakyat Irak, Afganistan, dan Palestina.

Pos ini dipublikasikan di Sosial Politik. Tandai permalink.

7 Balasan ke -Suatu Malam Di Hari Terakir Bulan Pertama-

  1. parjo berkata:

    Memang segala bentuk penjajahan kudu dihapuskan ,…
    lha tapi negoro ne dhewe emang dah MERDEKA ?
    Durung Cak,…!!

    Daripada beli Alutsista mending beli KRUPUK,…Hidup Rakyat !,…

  2. danangendrayana berkata:

    emang definis Merdeka apa Kang Parjo??? ya sama aj..klo kita beli Krupuk..ntar ujung-ujungnya juga ke Alotsista klo krupuknya kelamaan dipajang….hahaha

  3. parjo berkata:

    MERDEKA ?,..bebas soko penjajah, bebas soko begajul kapiltalis,..bebas soko pemimpin sing korup,…pemimpin wanine karo wong cilik, tapi wedi karo bojo…
    Mending anggaran e dikasih ke rakyat,..biar pada beli senjata untuk ‘nglawan’ antek-antek kapitalis !

    Negoro kacau,…beli alutsista dinggo nglindes rakyat,…digawani bedhil malah dinggo mateni wong cilik,..piye to cah !!!

    Aparat podo dadi cukong…BAHAYA boss !

  4. danangendrayana berkata:

    wah klo semua dipersenjatai bubar dong negara ini…sekarang aj dengan adanya warga sipil berdoreng aja sudah mulai bikin kacau negeri ini j…hahhhaa

  5. parjo berkata:

    Gak usah ono NEGORO, rakyat tetep urip, tetep iso nandur pari…lha kalo gak ono RAKYAT, negoro arep ngorupsi duwit e sopo ?

    HIDUP RAKYAT !!!….

  6. danangendrayana berkata:

    lha nek gak ono negoro le do nandur pari yo do rebutan lahan..do padu dewe-dewe to Kang…kudu ada yg nengahin…tapi yg bisa nengahin tu pemerintahan yang berwibawa..yang berani dan bijaksana Kang…bukan yang ndladrah…masalahnya di mana..ngasih solusinya di mana…jaka sembung naik ojek.,..nggak nyambung jek..hahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s